Minggu, 15 April 2018

BELUM MEMASUKI MASA KAMPANYE, PANWASLU SLEMAN MINTA PARTAI DEMOKRAT COPOT ALAT PERAGA KAMPANYE




Senin tanggal 9 April 2018, Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sleman melaksanakan pengawasan terhadap acara Panen Raya Padi yang diadakan oleh DPD Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka kegiatan SBY Tour De Jogja yang berlokasi di Dusun Bantarejo, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Acara Panen Raya Padi ini dihadiri oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, Edhi Baskoro Yudhoyono, Syarif Hasan ( DPP Partai Demokrat ), Roy Suryo ( Anggota DPR RI Partai Demokrat ), Pengurus DPC Partai Demokrat Kab / Kota se - DIY, Bupati Sleman, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, jajaran Muspika Ngaglik, Kepala Desa Donoharjo, dan tokoh - tokoh masyarakat Desa Donoharjo.

Dalam acara Panen Raya Padi Partai Demokrat tersebut, Panwaslu Kabupaten Sleman menemukan Alat Peraga Kampanye ( APK ) berupa baliho dan spanduk yang memuat logo dan nomor urut partai yang dipasang di tepi jalan umum. Sesuai dengan Surat Edaran Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Nomor 216 Tahun 2018, bahwa masa kampanye baru dimulai tiga hari sejak ditetapkannya Daftar Calon Tetap  ( DCT ) Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kab / Kota, Presiden dan Wakil Presiden. Sementara Kabupaten Sleman tidak mengikuti Pilkada Serentak 2018 dan DCT Anggota Legistalif, Presiden dan Wakil Presiden belumlah ditetapkan. Pemasangan bendera partaipun hanya diperbolehkan di lokasi diadakannya acara dengan syarat acara yang diadakan adalah acara sosialisasi dan pendidikan politik untuk kalangan internal partai.

Namun, pada kenyataannya acara Panen Raya Padi Partai Demokrat di Desa Donoharjo ini tidak hanya dihadiri oleh kalangan internal partai saja, tetapi juga dihadiri oleh ASN dan masyarakat luas. Untuk itu, Panwaslu Kabupaten Sleman meminta kepada panitia penyelenggara Panen Raya Padi dalam rangka kegiatan SBY Tour De Jogja untuk mencopot baliho dan spanduk dengan gambar logo dan nomor urut partai yang dipasang di tepi jalan umum. M. Abdul Karim Mustofa selaku Anggota dan Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Sleman mengatakan bahwa pemasangan spanduk dan baliho dengan gambar logo dan nomor urut partai yang dipasang di tepi jalan umum tidak sesuai dengan SE KPU Nomor 216 Tahun 2018. Apalagi Kabupaten Sleman juga belum memasuki masa kampanye.

Berita dan Foto : Lukman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERKAIT APK,PANWASLU SLEMAN PERINGATKAN TUJUH PARPOL YANG MEMBANDEL

Tanggal 18 Mei 2018, Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sleman melayangkan Surat Peringatan 1 ( SP - 1 ) kepada tujuh Partai P...